
Salah satu lagu yang paling sering dikumandangkan ketika Upacara Bendera baik di sekolah ataupun di instansi pemerintahan adalah Dari
Sabang Sampai Merauke. Hal ini menunjukkan Indonesia yang terbentang dari Sabang, Naggroe Aceh Darussalam di sisi barat hingga Merauke, Papua di sisi timur. Di kota terbarat di Indonesia, Sabang, terdapat tugu yang dikenal sebagai Tugu Nol Kilometer-nya Indonesia atau yang biasa disebut sebagai Titik Nol Indonesia. Terletak di 5’54” LU dan 96’12” BT, tepatnya di Pulau Weh atau 29 kilometer dari Kota Sabang, perjalanan menuju lokasi Titik Nol tidaklah terlalu mudah untuk ditempuh. Perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam apabila berangkat dari Pelabuhan Bebas Sabang atau empat jam apabila ditempuh dari Banda Aceh. Tugu ini terletak di atas perbukitan sehingga apabila kita naik ke atas tugu ini, maka kita dapat melihat Samudera Hindia, dataran Pulau Sumatera, dan pulau-pulau kecil di sekitar Pulau Weh. Walaupun titik terbarat Indonesia terletak di Pulau Rondo, namun peresmian Titik Nol Indonesia tetap berada di Pulau Weh ini. Hal ini dikarenakan Pulau Rondo yang terletak lebih barat dari Pulau Weh, tidak berpenghuni. Di lokasi ini, salah satu kegiatan menarik yang dapat dilakukan adalah menikmati kecantikan matahari terbenam di ufuk barat.
sumber :http://hendrisilaen.blogspot.com/2007/06/titik-nol-indonesia.html
http://www.harian-global.com/news.php?item.683.13
http://www.acehforum.or.id/mari-berwisata-ke-t8805.html
gambar:
http://andiwana.files.wordpress.com/2007/02/km-0-rev.jpg
Tidak ada komentar:
Posting Komentar